Cari
  • PSII Indonesia

Jembatan Ampera Hingga Musi IV: Pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan


Pembangunan Jembatan Ampera hingga Musi IV sebaai alteratif pengurai kemacetan yang terjadi di Kota Palembang.

Pengembangan Jembatan Musi yang membelah Sungai Musi, sungai terpanjang di pulau Sumatera, untuk menghubungkan Kawasan Ulu dan Kawasan Ilir telah melalui beberapa tahapan panjang. Diawali dengan pembangunan Jembatan Ampera, Jembatan Musi II, Jembatan Musi III, dan yang terbaru adalah Jembatan Musi IV. Pengembangan jembatan tersebut juga dilakukan untuk mengurai titik kemacetan lalu lintas yang menyebrangi Sungai Musi.

Direncanakan sejak tahun 2010, Jembatan Musi IV Palembang akhirnya beroperasi pada awal Januari 2019. Jembatan ini sebelumnya direncanakan untuk diresmikan oleh Presiden pada akhir bulan Desember 2018. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Musi IV, Suwarno mengatakan jembatan sepanjang 1,13 kilometer tersebut akan difungsikan pada 3-4 Januari 2019. Uji coba rekayasa lalu lintas juga rencananya akan dilakukan bersamaan dengan difungsikannya jembatan tersebut.

Uji coba rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi. Setelah uji coba rekayasa lalu lintas, akan dilakukan evaluasi kekurangan dari Jembatan Musi IV. Pembangunan jembatan sudah 100 persen dan sudah dilakukan uji beban. Rencana pelarangan truk bermuatan lebih dari 8 ton juga semakin dimatangkan meski kapasitas jembatan melebihi 8 ton. Pelarangan tersebut nantinya juga dapat menyesuaikan apabila kondisi jalan pendekat yang lebih lebar. Namun demikian, jalan di sekitar jembatan tersebut dinilai masih terlalu kecil karena beberapa lahan belum selesai dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Sejarah Jembatan Ampera hingga proses pembangunan Jembatan Musi IV telah menjadi penantian panjang warga Kota Palembang agar kemacetan semakin terurai. Proses pembangunan infrastruktur hampir tidak pernah memakan waktu yang singkat, hal ini juga bergantung pada kompleksitas pembangunan infrastruktur sendiri. Pembangunan infrastruktur juga tidak berhenti pada satu titik, namun selalu berkelanjutan selaras dengan perkembangan pembangunan kota dan aktivitas masyarakat.

Disadur dari CNN Indonesia pada 28 Desember 2012

1 tampilan

Hubungi Kami

Pusat Studi Infrastruktur Indonesia

Jalan Danau Jempang Blok B3 No. 81

Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat

  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Instagram Icon

© 2020 by Pusat Studi Infrastruktur Indonesia