HomeSektor TransportasiTol Desari bakal Jadi Akses ke Bogor Selain Jagorawi

Rini Akui Persoalan Konsesi Kereta Cepat Bisa Ganggu Iklim Investasi

Jakarta -Perjanjian konsesi kereta cepat Jakarta-Bandung belum disepakati antara PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Salah satu persoalannya ialah perbedaan pendapat soal mulai berlakunya masa konsesi selama 50 tahun.


Regulator yakni Kemenhub masih meminta konsesi berlaku efektif sejak ditandatangani, sebaliknya investor yakni KCIC meminta konsesi berlaku efektif sejak kereta layak beroperasi.

Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN), Rini Soemano menjelaskan persoalan konsesi ini seharusnya pro kepada investasi, apalagi pemerintah mendorong masuknya investor asing dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Bila permasalahan konsesi masih memberatkan investor, Rini khawatir hal ini akan menjadi sentimen negatif bagi iklim investasi di Indonesia.

"Memang saya khawatir betul ini bisa mengganggu," kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (9/2/2016).

Lanjut Rini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini sangat mendorong penyederhanaan regulasi untuk merangsang masuknya investasi asing ke Indonesia.

"Pak Presiden dan Pak Menko bagaimana membuat aturan agar investasi masuk ke Indonesia. Karena kita tuh negara yang terus menerus harus mencetak lapangan pekerjaan," tambahnya.

 

Sumber: detik.com

Website designed for Pusat Studi Infrastruktur Indonesia